SIAPKAH KITA MENYAMBUT MOBILE TV.
ADA yang menarik di stdion olympiade Helsinki,firlandia.sejumlah wartawan mancanegara tampak sedang menonoton kompetisi worl championship inathletics [ wca]disana lucunya mereka banyak menatap layar ponsel nokia 7710 yang mereka genggam .ponsel ini seperti anda ketahui adalah ponsel layar lebar tanpa keypad.mereka menggunakan stylus untuk mengakses berbagai aplikasi dalam ponsel tersebut.termasuk mobile tv.dan memang saat itu mereka memang sedang menjajal layanan mobile tv.
Mengapa kita masih ingin menonton tv sementara kita bisa menonton secara langsung dilapangan.ternyata ada saat kita ingin melihat jalanya kompetisi dari sudut [angle] yang berbeda.tidak jarang pula dilapangan ada dua kompetisi sekaligus.misalnya ,kompetisi sepak bola yang bersamaan antara klub-klub sepakbola besar.kita tidak mungkin menyaksikanya sekaligus ,tapi mobile tv bisa membantu.di Jakarta .mobile tv juga bisa membantu ketika kita dihadang kemacetan lalu-lintas.misalnya,ada acara tv yang kita sukai dan kita sedang tidak berada di dekat layar tv.kita bisa langsung menontonya diponsel ini.dan tentunya masih banyak lagi.
FREKUENSI DAN LISENSI
Selain uji coba di Helsinki,yang merupakan pilot komersial pertama didunia,DVB –H juga telah atau sedang uji coba di inggris,amerika serikat,prancis,jerman,belanda,spanyol,afrika selatan,Taiwan,Australia,dan malasia.konon hasilnya positif dan pelanggan bersedia membayar untuk layanan ini.setidak-tidaknya ada dua layanan teknologi untuk menghadirkan tayangan tv digital di ponsel.nokia menggunakan system digital video broadcasting handheld.[DVB-H]
ERRICSSON sebaliknya menggunakan system yang berbasis konsep triple play.
Masing-masing memilki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.
Misalnya,DVB-H tidak perlu menunggu hadirnya jaringan 3G atau WCDMA.masalahnya,teknologi ini konten digital didistribusiokan menggunakan jaringan terpisah .frekuensi yang dianggap ideal untuk jaringan ini 450-650 MHZ.karena frekuensi ini cukup memberikan propagasi yang cukup jauh dan tetap kebal terhadap interferensi.interaksi ponsel dengan penyedia konten berlangsung ,melalui jarnigan GPRS.sebaliknya,konsep TRIPLE PLAY dan ericsson menggunakan jaringan 3G WCDMA berkecepatan tinggi yang digunakan untuk telepon seluler itu sendiri dan sebab itu tidak membutuhkan jaringan baru,yang jelas mobile tv akan membuka banyak peluang baru bagi penyedia konten ,misalnya,rumah-rumah produksi dapat membuat sinetron-sinetron khusus untuk ponsel dengan episode-episode yang berdurasi hanya sekitar 1 menit .masalah kita sekarang. Apakah nanti pengalokasian frekuesi dan lisensi akan kusut seperti kasus alokasi frekuensi dan lisensi untuk jaringan 3G di negeri ini ?
SEMOGA SAJA TIDAK
WWW.JENDRABLOG.COM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar